Selasa, 25 Juni 2013

LAPORAN PRAKTIKUM PERANCANGAN PABRIK bab 4-6


BAB IV MANAJEMEN TENAGA KERJA DAN STRUKTUR ORGANISASI
4.1 Struktur Organisasi
Struktur yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional. Hal ini dikarenakan, wewenang dari pimpinan tertinggi (presiden direktur) dilimpahkan Wakil presiden direktur yang mempunyai jabatan fungsional untuk dilimpakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus (kepala bagian) .  Setiap section pekerjaan memiliki target yang jelas dan pasti.




 
Add caption



Gambar 4.1 Struktur Organisasi PT. Good Noodle

4.2 Ketenagakerjaan
4.2.1 Job Description
PT. Good Noodle memiliki struktur organisasi seperti yang terlihat pada gambar 4.1. Sedangkan mengenai tugas dan wewenangnya  yaitu sebagai berikut :
a)    Presiden Direktur
Fungsi seorang Presiden direktur adalah sebagai pemimpin perusahaan. Tugas-tugas seorang pemimpin antara lain yang pertama adalah merencanakan, mengawasi dan menilai hasil kerja direktur. Selanjutnya, presiden direktur berwenang menetapkan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan perusahaan dan menandatangani kontrak kerja atau kerja sama dengan pihak luar selain itu. Pemimpin perusahaan juga bertindak dalam hal mengurus dan mengendalikan kekayaan

b)    Wakil Presiden Direktur
Wakil presiden direktur berwenang memimpin, mengarahkan, menugaskan, mengawasi seluruh jajaran yang berada di bawah tanggung jawabnya. Lalu memastikan bahwa seluruh karyawan yang berada di bawah tanggung jawabnya menjalankan tugasnya dengan baik, efektif, dan efisien. Wakil presiden direktur juga mewakili presiden direktur jika presiden direktur berhalangan dan memberikan usulan kepada presiden direktur demi kemajuan perusahaan.

c)    Direktur Personalia
Fungsi  pada bagian ini  adalah untuk mengurus  atau mengatur  tentang segala hal yang di kerjakan para karyawan dan mempunyai tugas antara lain melaksanakan pendapatan karyawaan. Lalu direktur personalia bertanggung jawab melaksanakan perhitungan atas hasil kerja karyawan dan memproyeksikan kebutuhan  perusahaan  terhadap  jumlah karyawan.

d)    Direktur Pemasaran
Fungsi bagian pemasaran secara umum adalah untuk memasarkan hasil produk-produk mie yang telah diproduksi untuk para konsumen dan mempunyai antara lain:     
mengidentifikasi  dan  memahami  keinginan  pelanggan  dalam segmen pasar. Kemudian direktur pemasaran mengumpulkan keterangan mengenai kinerja produk dan membuat inovasi-inovasi baru. Selain itu, direktur bagian ini berwenang mengukur  citra  perusahaan  dan  kepuasan  pelanggan  secara kontinyu. Secara khusus tugas dan wewenang direktur bagian pemasaran adalah Melakukan usaha – usaha untuk mencari konsumen baru baik dalam negeri maupun luar negeri serta memelihara dan meningkatkan hubungan kerja dengan para konsumen yang sudah ada, serta mengawasi pekerjaan manajer pemasaran.



e)    Direktur Produksi
Fungsi bagian produksi adalah untuk menghasilkan suatu barang jadi atau setengah jadi. Jadi seorang direktur produksi PT. Good Noodle berwenang dalam tugas melaksanakan kegiatan produksi. Selain itu, direktur bagian ini bertanggungjawab mengawasi kualitas hasil produksi dan memeriksa persedian gudang secara berkala.

f)     Direktur Keuangan
Fungsi pada direktur bagian keuangan adalah bertanggung jawab untuk memproses penjualan barang yang telah dijual dalam melaksanakan kebutuhan yang diperlukan suatu perusahaan serta mengkontrol upah gaji bagi tiap karyawan. Tugasnya melaksanakan pembuatan laporan keuangan secara berkala

g)    Manajer Personalia
Fungsinya untuk bertanggungjawab dalam ketenagakerjaan PT.Good  Noodle  Selain itu, manajer ini mempunyai tugas yang berhubungan dengan ketenagakerjaan mulai dari perencanaan, perekrutan tenaga kerja, kompensasi, latihan dan pengembangan, keamanan, sarana dan prasarana, dan lain-lain.

h)    Manajer Pemasaran
Fungsi bagian penjualan untuk mengolah kegiatan penjualan dan menjual hasil  produksi  perusahaan serta  mempunyai  tugas  untuk melaksanakan penjualan secara langsung dan melaporkan hasil  penjualan yang terjadi setiap hari. Dalam penjualan kegiatan promosi juga menjadi tanggung jawab Manajer Pemasaran di bawah kepengawasan direktur pemasaran. Fungsinya  untuk memasyarakatkan  hasil  produksi  perusahaan  atau mempromosikan suatu inovasi produk terbaru kepada para pelanggan dan tugasnya membuat suatu laporan kegiatan promosi dan iklan.

i)      Manajer Proses Produksi
Manajer proses produksi bertanggungjawab terhadap kelancaran produksi secara langsung. Tanggung jawab ini meliputi proses awal sampai akhir produksi mie, mulai dari pemeriksaan tersedianya alat dan bahan untuk produksi, kesiapan tenaga kerja, ketepatan waktu produksi, sampai hasil akhir mie.

j)      Manajer QC dan R & D
Manajer ini memiliki tugas, tanggung jawab dan wewenang antara lain yaitu mengkoordinasikan, mengarahkan, menugaskan, mengawasi seluruh karyawan yang berada di bawah tanggung jawabnya. Kemudian bertanggung jawab terhadap kualitas bahan baku yang diterima dan memastikan bahwa seluruh produk yang dihasilkan oleh bagian produksi sesuai dengan spesifikasi produk yang ditetapkan. Selanjutnya manajer ini bertugas menganalisa masalah  mutu produk yang timbul dan menentukan langkah-langkah perbaikan atau penyempurnaan yang perlu dilakukan oleh departemen produksi untuk menghasilkan mutu produk yang sesuai spesifikasi. Wewenangnya adalah berhak untuk menghentikan jalannnya produksi, mengkonsultasikan langkah perbaikan yang diperlukan guna menekan produk reject serendah – rendahnya, serta melakukan pengembangan terhadap produk-produk baru berdasarkan informasi atau permintaan dari bagian pemasaran, engontrol label dan mutu produk jadi yang akan dikirim kepada konsumen, serta membuat laporan hasil kegiatan setelah proses produksi selesai.

k)    Manajer Keuangan
Fungsinya untuk megetahui laporan keuangan perusahaan setiap harinya dan  tugasnya  membuat  buku  jurnal  atau  buku  penerimaan  dan pengeluaran perusahaan.

l)      Staf Proses
Staf proses bertanggung jawab kepada manajer proses produksi untuk melakukan proses pembuatan komponen – komponen mie dan melakukan proses perakitan produksi.

m)  Staf Packaging
Staf packaging bertanggung jawab kepada manajer proses produksi untuk melakukan proses packaging sesuai dengan barang yang di produksi yaitu mie.

n)    Staf PPIC
Staf PPIC bertugas membuat, memperbaiki, menyempurnakan, memastikan penerapan prosedur kerja PPIC yang baik dan melakukan pengadaan bahan baku dan perencanaan kedatangan bahan baku. Selanjutnya, bersama dengan bagian gudang melakukan pengecekan data gudang dan pengadaan bahan pendukung sesuai kondisi stock barang pada gudang. Staf ini juga bertanggung jawab membuat laporan produksi berkenaan dengan penggunaan bahan baku dan bahan pendukung.

o)    Staf Maintenance
Staf maintenance bertugas membuat, memperbaiki, menyempurnakan, memastikan penerapan prosedur kerja maintenance yang baik. Kemudian mereka melakukan pemeriksaan rutin dan terjadwal terhadap mesin produksi dan utility lainnya serta membuat rencana perbaikan spare part yang rusak, mendekati rusak atau yang diperkirakan segera rusak dan memastikan bahwa pekerjaan maintenance dilakukan secara efektif, efisien, benar dan secepatnya terutama gangguan mesin saat produksi. Selain itu juga memastikan bahwa seluruh peralatan kerja dan peralatan bantu lainnya berada dalam keadaan baik, terawat, bersih serta terkontrol dengan baik.

p)    Staf Gudang
Staf pergudangan bertanggungjawab terhadap penerimaan dan pengontrolan bahan baku yang diterima. Kemudian mengontrol bahan baku selama penyimpanan dan mengeluarkan bahan sesuai dengan permintaan bagian produksi. Staf ini juga berwenang pada penerimaan dan pengontrolan barang jadi yang diterima dari bagian packaging, pengontrolan barang jadi selama disimpan, dan pengeluaran barang sesuai dengan permintaan dari bagian pemasaran.

q)    Staf Personalia
Bertanggung jawab terhadap Manajer personalia dalam melaksanakan tugasnya yang berhubungan dengan  ketenagakeraan mulai dari perencanaan, perekrutan tenaga kerja, kompensasi, latihan dan pengembangan, keamanan, sarana dan prasarana, dan lain-lain.

r)      Staf Pemasaran
Bertanggung jawab dan melaporkan hasil penjualan yang terjadi setiap hari kepada manajer pemasaran untuk melaksanakan penjualan baik dalam kegiatan mempromosikan suatu inovasi produk terbaru kepada para pelanggan dan tugasnya membuat suatu laporan kegiatan promosi dan iklan.

s)     Staf QC dan R&D
Bertanggung jawab dan melaporkan kepada manajer QC dan R&D  yang bertugas terhadap kualitas bahan baku yang diterima dan memastikan bahwa seluruh produk yang dihasilkan oleh bagian produksi sesuai dengan spesifikasi produk yang ditetapkan.

t)      Staf Pembukuan
Untuk mencatat dan melaporkan kepada Manajer Keuangan keuangan perusahaan setiap harinya dan tugasnya membuat buku jurnal atau buku penerimaan dan pengeluaran perusahaan

4.2.2  Job Spesification
-          Presiden direktur
a)    Pendidikan minimal S2, diutamakan berpengalaman sebagai direktur selama minimal 5 tahun
b)    Berpengalaman dalam mengadakan perjanjian antar perusahaan
c)    Mampu bekerja sama dengan seluruh unit pekerja dengan baik
d)    Bertanggung jawab, jujur serta loyal terhadap perusahaan
e)    Mampu berkomunikasi dengan baik
f)     Pria usia min, 35 tahun
g)    Menguasai bahasa inggris Aktif dan Pasif
h)    Disiplin, Tegas, Jujur, bertanggung Jawab dan Pekerja Keras
-          Wakil Presiden Direktur
a)    Pendidikan minimal S2, diutamakan berpengalaman sebagai wakil  direktur selama minimal 5 tahun
b)    Berpengalaman dalam mengadakan perjanjian antar perusahaan
c)    Mampu bekerja sama dengan seluruh unit pekerja dengan baik
d)    Bertanggung jawab, jujur serta loyal terhadap perusahaan
e)    Mampu berkomunikasi dengan baik
f)     Pria usia min, 30  tahun
g)    Menguasai bahasa inggris Aktif dan Pasif
h)    Disiplin, Tegas, Jujur, bertanggung Jawab dan Pekerja Keras
-          Direktur Personalia
a.    Pendidikan  min. S1 Psikologi diutamakan S2 Psikologi, pengalaman minimal 5 tahun dalam bidang personalia
b.    Pria/Wanita Usia Max. 45 tahun
c.    Dapat berbahasa Inggris
d.    Disiplin, Jujur, Sabar, Komunikatif
-          Direktur Pemasaran
a)    Min. S1 Jurusan pemasaran atau akuntansi lebih diutamakan S2, dengan pengalaman bidalng pemasaran lebih dari 5 tahun.
b)    Pria/ Wanita usia min. 35 tahun
c)    Komunikatif berpenampilan menarik
d)    Tdak berkacamata
e)    Aplikasi computer
f)     Mampu berbahasa Inggris Aktif
g)    Manajemen Lanjut Pemasaran
h)    Jujur, Disiplin, Berwawasan luas, Teliti, Sabar, Tanggung Jawan, Pekerja Keras
-          Direktur Produksi
a)    Min. S1 Jurusan Farmasi, Kimia, Biologi, Pertanian atau Teknologi Pertanian lebih diutamakan S2, dengan pengalaman di bidang produksi lebih dari 5 tahun
b)    Pria/ Wanita Usia min. 35
c)    Tidak berkacamata, Tinggi min 165 cm Pria, 150 cm wanita
d)    Meiliki keterampilan dalam manajemen produksi dan manajemen lanjutan
e)    Bijaksana, Jujur, Komunikatif, Teliti, Tanggung Jawab dan mampu bekerja underpressure
-          Direktur Keuangan
a)    Pendidikan teknis min. S-1 diutamakan S2 dalam bidang keuangan atau akuntansi
b)    Pemahaman mengeni standar akuntansi di Indonesia
c)    Pemahaman mengenai sistem keuangan dan akuntansi (Komputerisasi)
d)    Pemahaman mengenai perpajakan
e)    Pengalaman minimal 10 tahun variable dalam  mengelola kauangan di Industri keuangan, consumer goods atau  manufaktur
f)     Kepemimpianan, integritas tinggi, teliti, bertaggung jawab, pemikiran analitis, peduli terhadap keteraturan, pemikiran stratejik
-          Manajer Personalia
a)    Pendidikan  min. S1  segala jurusan diutamakan S2 Psikologi, pengalaman minimal 5 tahun dalam bidang  ketenagakerjaan
b)    Pria/Wanita Usia Max. 45 tahun
c)    Dapat berbahasa Inggris
d)    Disiplin, Jujur, Sabar, Komunikatif
-          Manajer Pemasaran
a)    Pendidikan Min. S-1 segala jurusan diutamakan jurusan pemasaran atau Akutansi
b)    Pria/Wanita usia max. 28 tahun
c)    Fresh Graduate jujur, komunikatif, Teliti, Bijaksana, Berjiwa Pemimpin
-          Manajer Proses Produksi
a)    Pendddikan min. S-1 juruasan farmasi, Kimia, Biologi, Teknik Kimia, Pertanian atau Teknologi Pertanian.
b)    Pria/ Wanita usia max.30 tahun
c)    Pengalaman min. 3 thn
d)    Tidak berkacamata
e)    Tinggi min. 165 cm (Pria), 150 cm (Wanita)
f)     Komunikatif, Menarik, Jujur, Berwawasan luas, Berjiwa Pemimpin
-          Manajer QC dan R & D
a)      Pendidikan min. S-1 segala jurusan IPA
b)      Pria/Wanita Usia max. 30 thn
c)      Pengalaman min 3 thn
d)     Tidak berkacamata
e)      Tinggi mi. 165 (Pria) 150 (wanita)
f)       Jujur , disiplin, berwawasan luas, bertanggung jawab, berjiwa pemimpin
-          Manajer Keuangan
a.    Pendidikan min S-1 segala jurusan diutamakan jurusan pemasaran atau akutansi
b.    Min. Pengalaman di bidangnya selama 2 tahun
c.    Pria/Wanita usia max. 28 thn
d.    Jujur, komunikatif, teliti, bijaksana, berjiwa pemimpin
-          Staff
a)  Pendidikan min. SMA, SMK dan sederajat
b)  Pria/ Wanita max. 28 tahun
c)  jujur,  bertanggung jawab, berjiwa pemimpin serta mampu bekerja di bawah tekanan
-     Staff Produksi
a)  Pendidikan min. SMK
b)  Pria/ Wanita max. 28 tahun
c)  jujur,  bertanggung jawab, berjiwa pemimpin serta mampu bekerja di bawah tekanan


4.2.3 Kebutuhan Tenaga Kerja
a. Tenaga Kerja Langsung
Tenaga kerja langsung yaitu tenaga kerja di pabrik yang secara langsung terlibat pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya produksi atau pada barang yang dihasilkan.
No
Jabatan
Jumlah tenaga kerja (orang)
1
Staff  Proses Produksi
-          Staff Proses
-          Staff Maintenance
-          Staff Gudang
-          Staff PPIC
-          Staff Packaging

18
11
5
7
7
2
Staff QC dan R&D
-          Staff QC
-          Sttaff R&D

13
11
Total
73



b. Tabel Tenaga Kerja Tidak Langsung
tenaga kerja tak langsung adalah tenaga kerja di pabrik yang tidak terlibat secara langsung pada proses produksi dan biayanya dikaitkan pada biaya overhead pabrik
No
Jabatan
Jumlah tenaga kerja (orang)
1
Presiden direktur
1
2
Wakil Presiden Direktur
1
3
Direktur Personalia
1
4
Direktur pemasaran
1
5
Direktur Produksi
1
6
Direktur Keuangan
1
7
Manajer Personalia
Ø  Staff Personalia
1.    Kasir
2.    Administratisi
3.    Office Boy
4.    Satpam
5.    Sopir
1

5
13
15
11
13
8
Manajer Pemasaran
Ø  Staf Pemasaran
1.    Sales
2.    Periklanan
1

10
7
9
Manajer Proses Produksi
1
10
Manajer QC dan R&D
1
11
Manajer Keuangan
Ø  Staff Keuangan
1
7
Total
92





4.3  Waktu Kerja (Sift non Shift)
Tenaga kerja (sumber daya manusia) bekerja berdasarkan jam kerja yang telah ditentukan. Waktu kerja yang diterapkan di PT. Good Noodle yaitu waktu kerja umum atau nonshift dan tenaga kerja shiff.

a.    Shift

Tabel 1. Pembagian Jam Kerja Tenaga Kerja shift
Bagian
Shift
Jam Kerja
Istirahat
Cofee Break
Scurrity dan OB
Siang
08.00-18.00
12.00-13.00
09.00-09.30
Malam
18.00-04.00
24.00-01.00
02.00-02.30


b.    Non Shift
Pembagian jam kerja untuk tenaga kerja nonshif  tampak pada Tabel 2, waktu kerja yang berlaku pada semua karyawan baik produksi maupun non produksi selain OB dan Securrity dengan 6 hari kerja, jam kerja 8 (dua belas) jam per hari serta 2 hari libur dengan waktu istirahat 60 menit kecuali untuk hari Jumat. Pada hari Jumat, tenaga kerja waktu istirahatnya 120 jam

Tabel 2. Pembagian Jam Kerja Tenaga Kerja Nonshift
Hari
Jam Kerja
Istirahat

Senin-Kamis

08.00-16.00

12.00-13.00
Jumat 
08.00-16.00
    11.00-13.00





4.4 Sistem Kompensasi       
Kompensasi merupakan balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerja, yang dapat bersifat finansial maupun non finansial, pada periode yang tetap. Sistem kompensasi merupakan hal yang perlu diperhatikan karena sistem kompensasi yang baik akan mampu memberikan kepuasan bagi karyawan dan memungkinkan perusahaan memperoleh, mempekerjakan, dan mempertahankan karyawan. Bagi PT Good Noodle, kompensasi memiliki arti penting karena kompensasi mencerminkan upaya organisasi dalam mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Kompensasi yang tidak memadai dapat menurunkan prestasi kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja karyawan, bahkan dapat menyebabkan karyawan yang potensial keluar dari perusahaan.
Penilaian harga suatu jenis pekerjaan merupakan tindakan pertama yang dilakukan dalam menentukan besarnya kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan. Penilaian harga pekerja dilakukan dengan dua cara, sebagai berikut:
1.      Analisis jabatan/pekerjaan
Berdasarkan analisis jabatan akan didapat informasi yang berkaitan dengan jenis keahlian yang dibutuhkan, tingkat kompeksitas pekerjaan, resiko pekerjaan, dan perilaku/kepribadian yang dituntut oleh pekerjaan tersebut. Dari informasi tersebut kemudian ditentukan harga pekerjaan.
2.      Survei “harga” pekerjaan sejenis pada organisasi lain.
Harga pekerjaan pada beberapa organisasi dapat dijadikan sebagai patokan dalam menetukan harga pekerjaan sekaligus sebagai ukuran kelayakan kompensasi. Jika harga pekerjaan yang diberikan lebih rendah dari organisasi lain, maka kecil kemungkinan organisasi tersebut mampu menarik atau mempertahankan karyawan yang qualified. Sebaliknya bila harga pekerjaan tersebut lebih tinggi dari organisasi lainnya, maka organisasi tersebut akan lebih mudah menarik dan mempertahankan karyawan yang qualified.
Perusahaan kami akan menerapkan sistem kompensasi waktu. Sistem waktu memperhitungkan besarnya kompensasi berdasarkan standar waktu seperti jam, hari, minggu, atau bulan. Besarnya upah ditentukan oleh lamanya karyawan melaksanakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan. Sistem ini kami pilih karena beberapa kelebihannya yaitu:
1.      Dapat mencegah hal-hal yang kurang diinginkan seperti pilih kasih, diskriminasi maupun kompetisi yang kurang sehat.
2.      Menjamin kepastian penerimaan upah secara periodik.
3.      Tidak memandang rendah karyawan yang cukup lanjut usia.




Tabel sistem kompensasi karyawan
Jabatan
Jumlah Tenaga Kerja
Gaji/Orang
Total Gaji
Presiden direktur
1
6.000.000
6.000.000
Wakil Presiden Direktur
1
5.000.000
5.000.000
Direktur Personalia
1
4.000.000
4.000.000
Direktur pemasaran
1
4.000.000
4.000.000
Direktur Produksi
1
4.000.000
4.000.000
Direktur Keuangan
1
4.000.000
4.000.000
Manajer Personalia
Ø  Staff personalia
1.    Kasir
2.    Administrasi
3.    Office Boy
4.    Satpam
5.    Sopir
1

5
13
15
11
13
3.000.000

1.500.000
2.000.000
1.500.000
1.500.000
1.400.000
3.000.000

7.500.000
26.000.000
22.500.000
16.500.000
18.200.000
Manajer Pemasaran
Ø  Staf Penjualan
1.    Sales
2.    Periklanan
1

10
7
3.000.000

2.000.000
2.000.000
3.000.000

20.000.000
14.000.000
Manajer Proses Produksi
Ø  Staff  Proses Produksi
1.    Staff Produksi
2.    Staff Maintenance
3.    Staff Gudang
4.    Staff PPIC
5.    Staff Packaging
1

18
11
5
7
7
3.000.000

1.500.000
2.000.000
2.000.000
2.500.000
1.500.000
3.000.000

27.000.000
22.000.000
10.000.000
17.500.000
11.500.000
Manajer QC dan R&D
Ø  Staff QC dan R&D
1.    Staff QC
2.    Staff R&D
1

13
11
3.000.000

2.000.000
2.000.000
3.000.000

26.000.000
22.000.000
Manajer Keuangan
Ø  Staff Keuangan
1
7
3.000.000
2.000.000
3.000.000
14.000.000
TOTAL
164

316.700.000

4.5 Rekruitmen Tenaga Kerja
Rekrutmen merupakan proses pengumpulan calon pemegang jabatan yang sesuai dengan rencana sumberdaya manusia untuk menduduki suatu jabatan tertentu dalam fungsi pemekerjaan. Aktivitas perekrutan yang dilakukan perusahaan dimulai dari suatu penilaian yang lengkap atas kebutuhan tenaga kerja. PT Good Noodle akan membuat sistem rekrutmen dengan menerapkan beberapa hal, antara lain:
1.      Mendiagnosis seefektif mungkin (berdasarkan kendala waktu, sumber daya finansial, dan ketersediaan staff pelaksana yang ada) faktor-faktor lingkungan dan organisasional yang mempengaruhi posisi yang perlu diisi dan aktivitas rekrutmen.
2.      Membuat deskripsi, spesifikasi, dan standart kinerja yang rinci.
3.      Menentukan tipe individu-individu yang sering dikaryakan oleh organisasi dalam posisi yang sama.
4.      Menentukan kriteria-kriteria rekrutmen.
5.      Mengevaluasi berbagai saluran dan sumber rekrutmen
6.      Menyeleksi sumber rekrutmen yang kemungkinan menghasilkan kelompok kandidat yang paling besar dan paling sesuai pada biaya yang serendah mungkin.
7.      Mengidentifikasikan saluran-saluran rekrutmen untuk membuka sumber-sumber tersebut, termasuk penulisan iklan, menjadwalkan program rekrutmen.
8.      Menyeleksi saluran rekrutmen yang paling efektif biaya.
9.      Menyusun rencana rekrutmen yang mencakup daftar aktivitas dan daftar untuk menerapkannya.
Perusahaan dalam sistem perekrutan untuk memperoleh pekerja, akan melakukan perekrutan melalui iklan dan job posting. Posisi pekerjaan yang diberikan akan disertakan spesifikasi pekerjaan dibuat secara tertulis agar dapat memberikan gambaran tentang apa yang dibutuhkan perusahaan dalam pekerjaan tersebut dan tipe orang yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang dimaksud. Proses rekruitmen akan meliputi beberapa poin penting, yaitu:
1.     Penyusunan strategi untuk merekrut Di dalam penyusunan strategi ini, departemen sumber daya manusia bertanggung jawab didalam menentukan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan, bagaimana karyawan akan direkrut, di mana, dan kapan.
2.     Pencarian pelamar-pelamar kerja setelah rencana dan strategi perekrutan disusun, aktivitas perekrutan sesungguhnya bisa berlangsung, melalui sumber-sumber perekrutan yang ada. Banyak atau sedikitnya pelamar dipengaruhi oleh usaha dari pihak perekrut di dalam menginformasikan lowongan, salah satunya adanya ikatan kerjasama yang baik antara perusahaan dengan sumber-sumber perekrutan external seperti sekolah, universitas.
3.     Penyisihan pelamar-pelamar yang tidak cocok / penyaringan Setelah lamaran-lamaran diterima, haruslah disaring guna menyisihkan individu yang tidak memenuhi syarat berdasarkan kualifikasi-kualifikasi pekerjaan. Di dalam proses ini memerlukan perhatian besar khususnya untuk membendung diskualifikasi karena alasan yang tidak tepat, sehingga di dalam proses ini dibutuhkan kecermatan dari pihak penyaring.
4.     Pembuatan kumpulan pelamar kelompok pelamar terdiri atas individu-individu yang telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh perekrut dan merupakan kandidat yang layak untuk posisi yang dibutuhkan.
Mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan merupakan salah satu tugas dari department personalia. Melalui departemen ini perusahaan akan mendapatkan pekerja melalui beberapa seleksi. Dari seleksi tersebut, manajer HRD akan menggunakan ini untuk memperoleh data latar belakang pelamar dan membuat ramalan tentang kinerja masa depan pelamar tersebut. Seleksi yang akan dilakukan yaitu:
1.      Formulir lamaran (inventaris biologis)
Formulir lamaran adalah alat tradisional untuk mencatat informasi biografi seperti umur, pendidikan sebelumnya, (mata pelajaran, gelar, dan angka) dan pelatihan, pengalaman kerja sebelumnya, termasuk sifat kewajiban gaji, berapa lama bekerja dan sebab meninggalkan pekerjaan, serta hal-hal pribadi seperti catatan polisi, hutang, pemilikan rumah, kegiatan selama waktu senggang dan riwayat kesehatan.
2.      Wawancara
Wawancara memungkinkan orang yang bertanggung jawab atas merekrut menilai pelaku secara langsung. Wawancara memperkenankan pewawancara untuk mengetahui lebih banyak meneganai latar belakang pekerjaan, kepentingan dan nilai-nilai yang memberi kesempatan kepada pelamar untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai organisasi dan pekerjaan. Secara ideal, wawancara memberikan gambaran mengenai perilaku pelamar, motivasi, dan keterampilan berinteraksi antar pribadi.
3.      Testing formal
Testing formal dikembangkan dalam usaha untuk menemukan cara yang obyektif guna mengukur kemampuan pelamar. Salah satu keuntungan mungkin mendapati kemampuan dan bakat yang tidak akan ketahuan dalam wawancara atau pencatatan pendidikan dan pengalaman kerja. Perusahaan menggunakan testing untuk menghilangkan kemungkinan prasangka pewawancara (subyektif), dan bukan kemampuan potensial yang akan menentukan keputusan seleksi (obyektif).
4.      Pusat penilaian
Pusat penilaian secara khas memproses para calon dalam kelompok yang terdiri dari 10 sampai 15 orang dan memberikan mereka kegiatan kira-kira empat hari. Hal ini bisa mencakup standar seperti wawancara yang mendalam, uji kepribadian, kepentingan dan kecakapan, dan inventaris biografi.

4.6 Fasilitas
Fasilitas di perusahaan direncanakan terdiri dari fasilitas kantor, fasilitas produksi, dan fasilitas pendukung. Fasilitas kantor terdiri dari ruang direktur, ruang manajer pemasaran, ruang manajer keuangan, ruang manajer produksi, ruang manajer personalia, dan ruang untuk karyawan masing-masing divisi. Fasilitas produksi terdiri dari tempat proses produksi, storage, warehouse, receiving, dan shipping. Sedangkan fasilitas pendukung terdiri dari ruang rapat, kamar mandi, mushola, kantin, serta ruang ganti dan loker. Untuk penjelasan lebih lanjut dapat dilihat pada tabel berikut.

1.      Fasillitas kantor
No
Nama Fasilitas
Ukuran (m)
Luas ( )
Jumlah Fasilitas
P
L
1
Presiden direktur
4
4
16
1
2
Wakil Presiden Direktur
4
3
12
1
3
Direktur Personalia
3
3
9
1
4
Direktur Pemasaran
3
3
9
1
5
Direktur Produksi
3
3
9
1
6
Direktur Keuangan
3
3
9
1
7
Manajer Ketenaga Kerjaan
3
2,5
7,5
1
8
Manajer Pemasaran
3
2,5
7,5
1
3
Manajer Keuangan
3
2,5
7,5
1
4
Manajer Proses Produksi
3
2,5
7,5
1
5
Manajer QC dan R&D
3
2,5
7,5
1

Staff personalia :
-          Kasir
-          Administrasi
-          Office Boy
-          Satpam
-          Sopir
4
20
3
3
3
3
15
2
2
2
12
300
6
6
6
1
1
3
5
4
6
Manajer Pemasaran :
-          Sales
-          Periklanan
10
6
5
5
50
30
1
1
7
Staff Proses Produksi
20
15
300
1
8
Staff Keuangan
6
5
30
1
9
Staff QC dan R&D
26
19,5
507
1

2.      Fasilitas produksi
No
Fasilitas
Ukuran (m)
Luas
P
L
1
Area proses produksi utama
30
20
600
2
Storage
20,47
20
409,58
3
Warehouse
5,1
4,2
21,42
4
Receiving
6,4
12,8
81,92
5
Shipping
2,14
2
4,28







3.      Fasilitas pendukung
No
Nama Fasilitas
Ukuran (m)
Luas ( )
Jumlah Fasilitas
P
L
1
Ruang Rapat
10
5
50
2
2
Kamar Mandi
2
1,5
3
10
3
Mushola
8
8
64
1
4
Kantin
10
5
50
2
5
Ruang Ganti + Loker
10
3
30
1

4.7 Pelatihan & Pengembangan Tenaga Kerja
Pelatihan kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat ketrampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. Perusahaan akan memberikan pelatihan internal untuk pekerja. Pelatihan internal merupakan pelatihan informal, dimana terjadi interaksi dan umpan balik diantara karyawan. Dalam pelatihan informal ini karyawan dapat belajar secara informal dari karyawan lain atau rekan kerjanya.
Pelatihan internal yang akan diberikan perusahaan untuk para pekerja meliputi:
1.      On the job training/pelatihan di tempat kerja
Bentuk pelatihan yang akan digunakan adalah pelatihan instruksi kerja. Atasan melatih karyawan untuk melakukan tugas atau pekerjaan tertentu, sehingga karyawan tersebut memahami tugas atau pekerjaan yang harus mereka lakukan.
2.      Simulasi
Jenis simulasi yang akan digunakan adalah vestibule training, yaitu suatu jenis pelatihan dengan menggunakan fasilitas khusus untuk mendeskripsikan suatu tugas atau pekerjaan yang harus dilakukan oleh karyawan.
3.      Pelatihan kerjasama
Metode pelatihan kerjasama yang dipilih adalah magang dan kerja praktik. Banyak organisasi yang menerapkan sistem magang bagi karyawannya. Magang dapat diselenggarakan dalam berbagai bentuk dan sifatnya situasional.
Setelah program dilaksanakan, maka diadakan evaluasi untuk menilai efektivitas program dan validitasnya, apakah isi program sudah sesuai dengan program training. Evaluasi program pelatihan akan dilakukan dengan beberapa cara yaitu analisis biaya keuntungan dan bench marking. Analisis biaya keuntungan adalah membandingkan antara biaya pelatihan dengan keuntungan yang diperoleh organisasi. Sedangkan bench marking adalah yaitu membandingkan satu organisasi dengan organisasi yang lainnya.
Pengembangan tenaga kerja lebih mengacu pada peningkatan keterampilan dalam jangka panjang. Pengembangan SDM akan membantu organisasi dalam meraih keunggulan kompetitif dalam tiga hal, yaitu SDM yang berkembang akan mempunyai nilai ekonomis yang lebih positip bagi organisasi, kemampuan SDM akan memberikan kelebihan daripada pesaing atau kompetitor, dan kemampuan SDM tersebut tidak mudah ditiru oleh pesaing. Adapun tahap-tahap dalam proses pengembangan yang dilakukan perusahaan adalah:
1.      Perencanaan sumberdaya manusia/human resources planning.
2.      Kemampuan dan kapasitas yang diperlukan untuk menjalankan rencana tersebut.
3.      Perencanaan suksesi.
4.      Penilaian/analisis kebutuhan pengembangan sumberdaya manusia.
5.      Perencanaan pengembangan: organisasi dan individu.
6.      Pendekatan/metode-metode pengembangan SDM di tempat kerja atau di luar tempat kerja.
7.      Evaluasi program pengembangan.
Pelatihan dan pengembangan selain diberikan kepada tenaga kerja baru, juga akan diberikan kepada tenaga kerja yang sudah lama bekerja di perusahaan. Pelatihan dapat meningkatkan taraf prestasi tenaga kerja pada jabatannya sekarang. Prestasi kerja yang meningkat mengakibatkan peningkatan dari produktivitas. Produktivitas adalah keluaran dibagi dengan masukan. Salah satu unsur keluaran adalah prestasi kerja. Jadi, prestasi kerja meningkat, keluaran meningkat, produktivitas meningkat. Fungsi pelatihan dan pengembangan tenaga kerja adalah:
1.      Meningkatkan mutu
2.      Meningkatkan ketepatan dalam perencanaan sumber daya manusia
3.      Meningkatkan semangat kerja
4.      Menarik dan menahan tenaga kerja yang baik
5.      Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja
6.      Menghindari keusangan (obsolescence)
7.      Menunjang pertumbuhan pribadi (personal growth)

BAB V

5.1 Sistem Produksi
Mie (noodle) adalah salah satu produk pangan yang terbuat dari tepung dan menyerupai tali yang berasal dari Cina, yang telah lama dikenal masyarakat luas. PT Good Noodle akan memproduksi mie instan dengan cita rasa yang nikmat dan harga terjangkau. Kapasitas produk yang akan dibuat yaitu 1500 ton per hari. Proses produksi akan dikerjakan secara continous atau terus menerus. Hal ini dikarenakan untuk memaksimalkan  sumber daya yang dimiliki perusahaan, baik itu SDM, peralatan dan mesin, dan bahan baku yang disuplai ke perusahaan. Tahapan pembuatan mie  terdiri dari pencampuran bahan baku yang berupa tepung terigu dan tepung tapioka dengan rasio perbandingan 8 : 1.  Bahan tambahan yang digunakan yakni air, garam, tartazine, sodium bikarbonat, sodium poliphosfat dan bahan pengental. Kedua bahan baku tersebut di campur hingga membentuk suatu adonan, setelah kedua bahan tercampur selanjutnya dilakukan proses pengepresan, pengirisan hingga pembentukan gelombang, langkah selanjutnya pengukusan, pemotongan, pengeringan, dan pendinginan,   untuk meningkatkan daya simpan mie dilakukan proses  pengemasan.



5.2 Diagram Alir Proses










0 komentar:

Posting Komentar